
Pemandangan berbeda terlihat di ruang praktik Animasi SMK Ali Utsman Gondanglegi pekan ini. Dalam rangka Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun ajaran 2025/2026, para siswa tingkat akhir tidak hanya sekadar menggambar, melainkan sedang menjalankan misi besar yakni menghidupkan kembali tokoh-tokoh wayang dalam bentuk animasi digital yang modern.
Proyek bertajuk “Animasi Wayang” ini menjadi tantangan utama bagi siswa Jurusan Animasi untuk membuktikan kemahiran mereka dalam penguasaan perangkat lunak, teknik rigging, hingga storytelling. Yang menarik, para siswa dituntut untuk mengemas kearifan lokal tersebut agar bisa diterima oleh generasi milenial dan Gen Z.
Kepala Program Keahlian Animasi SMK Ali Utsman menjelaskan bahwa pemilihan tema wayang ini bukan tanpa alasan. “Kami ingin siswa tidak hanya jago secara teknis, tapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya bangsa. Melalui UKK ini, mereka belajar cara mentransformasi karakter tradisional ke dalam medium digital tanpa menghilangkan esensinya,” ujarnya.
Dalam ujian ini, siswa melewati berbagai tahapan profesional layaknya di industri animasi, mulai dari pembuatan concept art, perancangan karakter (character design), proses animating, hingga tahap rendering akhir. Hasil karya mereka diuji langsung oleh penguji ahli yang berkompeten di bidang industri kreatif.
Salah satu siswa peserta UKK mengungkapkan antusiasmenya. “Tantangan tersulit adalah membuat gerakan wayang yang luwes secara digital, namun tetap memiliki ciri khas karakter aslinya. Kami bangga bisa memperkenalkan wayang dengan gaya kami sendiri,” katanya.
Kegiatan UKK ini membuktikan bahwa SMK Ali Utsman Gondanglegi terus berkomitmen mencetak tenaga kerja kreatif yang tidak hanya kompeten secara skill, tetapi juga memiliki karakter dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Diharapkan, karya-karya ini menjadi portofolio berharga bagi siswa saat terjun ke dunia kerja atau industri kreatif nasional nanti.


🔍Find Us:
🌐 smkaliutsman.sch.id
📸 IG: @smk_aliutsman
🎵 Tiktok: @smkaliutsmangondanglegi
🎬 Youtube: SMK ALI UTSMAN GONDANGLEGI